Kam. Des 3rd, 2020

IKAPFI UHO

Ikatan Alumni Pendidikan Fisika Universitas Halu Oleo

AD ART IKAPFI UHO

AD/ART

Ikaan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (KAPFI)

Anggaran Dasar

dan Anggaran Rumah Tangga Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (KAPFI)

MUKADDIMAH

(1) Bahwa untuk mencapai tujuan pembangunan Nasional Indonesia dalam mewujudkan  masyarakat     Indonesia  yang  adil  dan  makmur  berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, diperlukan manusia Indonesia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan YME, budaya, berilmu pengetahuan dan beramal.

(2)  Bahwa untuk menunjang pembentukan manusia Indonesia yang seutuhnya antara lain dibutuhkan pembinaan dan pengembangan dalam bidang pendidikan, pengajaran,  penelitian  dan  profesi  dalam  bidang  ilmu  fisika  dan  pendidikan fisika.

(3)  Bahwa para lulusan dan/atau yang pernah menempuh pendidikan di Pendidikan Fisika, Jurusan pendidikan MIPA, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Unuversitas   Haluoleo   (Pendidikan   Fisika   FKIP   Unhalu),   dengan   bekal pendidikan dan penegetahuan yang telah di perolehnya, menyadari akan posisi dan tanggung jawab untuk berperan serta untuk mencapai tuhuannasional pembangunan Indonesia.

(4)  Dalam usaha untuk mencapai tujuan tersebut, para Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu, berpegang teguh pada sifata-sifat keilmuan yang obyektif, kritis jujur serta berlandaskan fislafah Negara Pancasila dan UUD 1945

(5)  Menyadari akan kedudukan dan tanggung jawab Alumni Pendidikan Fisika FKIP

Unhalu, terhadap almamater dan masyarakat, maka dengan rahmat Tuhan Yang Maha Esa. Para Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu, dan/atau yang pernah menempuh pendidikan di Pendidikan Fisika Unhauserta orang perorangan yang bergabung bersama, bertekat untuk mengenbangkan profesionalisme alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu dalam organisasi Ikatan Alumni P endidikan Fisika FKIP Unhalu  yang didirikan di Kendari pada tanggal 24 Maret  2013 dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rummah Tangga sebagai berikut.

BAB 1

NAMA, STATUS  dan KEDUDUKAN

Pasal 1

Nama

Organisasi Ikatan Alumni Pendidikan Fisika

FKIP Unhalu selanjutnya tersebut

Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

Yang diberi akronim IKAPFI

Pasal 2

Status dan Kedudukan

(1)  Ikatan   Alumni   Pendidikan   Fisika   FKIP   Unhalu   didirikan   oleh   Alumni Pendidikan   Fisika   FKIP   Unhalu   yang   mendiri   sebagai   organisasi   yang berdasarkan memajukan Fisika dan Pendidikan Fisika di Indonesia serta mensejahterakan anggota.

(2)  Ikatan  Alumni  Pendidikan  Fisika  FKIP  Unhalu  (IKAPFI)  berkedudukan  di

Kendari dengan cabang-cabang diseluruh wilaya hukum Republik Indonesia.

BAB II MAKSUD dan TUJUAN

Pasal 3

Maksud

(1)  Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) dimaksudkan sebagai wadah persauan Alumni-alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu dan/atau yang pernah kuliah di Pendidikan Fisika FKIP Unhalu serta terbuka bagi individu- individu yang sejalan dengan tujuan dan cita-cita pendirian Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

(2)  Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) tidak berafilasi dengan Partai  Politik  serta  organisasi  yang  tidak  sesuai  dengan  asa  Pancasila  dan Undang-Undang Dasar 1945.

Pasal 4

Tujuan

Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)  adalah sebagai berikut: (1)  Mengembangkan profesionalisme di bidang Fisika dan Pendidikan Fisika.

(2)  Melindungi profesi anggota dalam melaksanakan profesinya melalui kerjasama dengan berbagai lembaga dan organisasi terkait.

(3)  Membina hubungan dengan Pendidikan Fisika FKIP Unhalu dalam upaya untuk menunjng pencapain tujuan pendidikan di Unhalu khususnya Pendidikan Fisika FKIP Unhalu.

BAB III LAMBANG

Pasal 5

Lambang

Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)  adalah logo yeng seperti pada gambar. Warna ungu sebagi spektrum gelombang yang memiliki energi peling tinggi mewakili kekuatan IKAPFI untuk berbuat maksimal. Warna orange melambangkan harapan. Warna hijau pada objek inti logo dan lingkarannya melembangkan kehidupan yang memberikan kehidupan yang manfaat. Sedangkan warna putih pada objek oval melambangkan kebersihan hati dan kejernian pikiran dalam bertindak.  Warna biru pada tulisan  IKAPFI melambangkan keluasan akan fisika itu sendiri sebagai bidang keilmuan. Bentuk lingkaran yang mendominasi logo melambangkan persatuan yang tidak bertepi di tubuh IKAPFI. Objek potongan elips yang simetris melambangkan etiak dan norma dalam tindakan. Objek buku melambangkan belajar mengajar sepanjang hayat. Objek toga melambangkan bahwa alumni fisika siap menjadi insan bermanfaat. Tulisan Unhalu mewakili kecintaan IKAPFI pada almamaternya yang tertambat di dasar hati. Tulisn excellent sebagai karakter   utam   anggota   IKAPFI.   Gambar   lintasan   atommelambangkan   energi, dinamis, dan asas ketuhanan IKAPFI.

BAB IV KEANGGOTAAN

Pasal 6

Susunan Keanggotaan

(1)  Keanggotaan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) terdiri atas:

a. Anggota biasa

b. Anggota kehormatan

(2)  Anggoa biasa adalah:

a. Warga negara Republik Indonesia yang tidak kehilangan hak hukumnya untuk beroragnisasi

b. Alumni Pendidikan Fisika Unhalu

(3)  Anggota kehormatan adalah:

a. Warga negara Republik Indonesia yang tidak kehilangan hak hukumnya untuk berorganisasi.

b. Dosen dan atau pernah menjadi Dosen Program Studi Pendidikan Fisika FKIP Unhalu sedikit-dikitnya selama 1 (satu) tahun ajarandan telah memberikan kontribusi terhadap organisasi Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu.

Pasal 7

Berakhirnya Keanggotaan

Ikatan  Alumni  Pendidikan  Fisika  FKIP  Unhalu  (IKAPFI)  diberhentikan  atau kehilangan hak anggotanya apabila:

(1)  Meninggal dunia

(2)  Menyatakan penggunduran diri secara tertulis dan penggunduran dirinya diterima oleh penggurus Organisasi

(3)  Terkait kasusuhukum dengan pdana sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun penjara

(4)  Melanggar AD/ART Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

Pasal 8

Sistem Keanggotaan

Kegiatan Anggota Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) di dalam mengemban fungsi keanggotaan, sesuai dengan kapasitas profesionalismenya yang diatur dalam petunjuk kerja Pengurus Organisasi

Pasal 9

Hak-Hak Anggota

(1)  Hak Anggota Biasa;

a. Mempunyai  hak  sama  dalam  menyampaikan  pendapat  yang  diatur  dalam

Petunjuk Kerja Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

b. Mempunyai hak sama dalam mempublikasikan pendapat dengan mengatas namakan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) kepada masyarakat luas berasaskan kebebasan berekspresi selama tidak melanggar ketentuan dalam AD/ART Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) dan mendapatkan persetujuan ketua umum

c. Mempunyai hak sama untuk memilih dan dipilih sebagai pengurus Ikatan

Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

d. Menpunyai hak sama untuk mendapatkan kemudahan pengembangan profesi yang diperjuangkan oleh Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

e. Mempunyai hak sama dalam mengikuti atau terlibat dalam program kerja yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) sesuai dengan kapasitas profesionalismenya

f.  Ketua Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) mempunyai kewenangan institusi baik formal maupun informal

(2)  Hak Anggota Kehormatan

a. Mempunyai hak untuk menyampaikan pendapat yang di atur oleh pengurus

Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

b. Mempunyai hak untuk terlihatdalam kegiatan  yang diselenggarakan Ikatan

Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

Pasal 10

Kewajiban Anggota

(1)  Menjaga nama baik dan kredibilitas Pendidikan Fisika FKIP Unhalu dan Ikatan

Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

(2) Mematuhi peraturan dan/atau keputusan organisasi yang diputuskan melalui mekanisme Musyawarah Anggota, Musyawarah Anggota Luar Biasa, Rapat Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi, Rapat Kerja Nasional dan Rapat Pengurus

(3)  Mendukung  dan  berperan  serta  dalam  menyelenggarakan  kegiatan  organisasi yang telah diputuskan oleh Musyawarah Anggota Pengurus Organisasi

(4)  Ketua  Umum  Dan  Sekum  tidak  menjadi  fungsionaris/pengurus di  salah  satu partai politik

(5)  Melakukan registrasi dan membayar iuran anggota sebesar Rp 250.000,-pertahun (6)  Anggota yang tidak bayar iuran tidak mendapatkan hak-haknya sebagai anggota biasa. Iuran anggota dibayarkan selambta-lambatmya pada akhur tahun atau pada

saat Rakernas

BAB V SUSUNAN ORGANISASI

Pasal 11

Badan Kelengkapan Organisasi

Badan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IAKPFI) terdiri dari: (1)  Dewan Penasehat/ Pelindung Organisasi

(2)  Pengurus Organisasi

Pasal 12

Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi

Dewan penasehat/pelindung organisasi adalah orang memiliki kewenangan:

(1)  Diminta  atau  tidak,  wajib  memberikan  pertimbangan/saran  yang  berkaitan dengan kualitas, etika dan estetika karya Anggota Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) kepada Pengurus Organisasi dan organ-organ dibawahnya

(2)  Menyelesaikan masalah yang timbul akibat adanya pelanggaran AD/ART Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) atau sengketa yang terjadi dilingkungan Anggota Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

(3)  Dewan penasehat/pelindung organisasi adalah alumni pendidikan fisika FKIP Unhalu yang ditunjuk untuk mengawasi Jalannya Organisasi Ikatan Alimni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) yang bertugas melaksanakan musyawarah anggota luar biasa dengan ketentuan yang berlaku

Pasal 13

Pengurus Organisasi

Pengurus  Organisasi  adalah  Badan  Pelaksana  Harian  Ikatan  Alumni  Pendidikan

Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) sebagai pemangku mandat Musyawarah Anggota

Pasal 14

Yayasan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI)

Dalam menjalankan organisasi, pengurus Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) dapat membentuk yayasan yang tujuannya untuk kepentingan organisasi

Pasal 15

Pengurus Organisasi

Susunan Pengurus Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) terdiri dari: ketua umum, sekretaris umum, bendahara dan ketua departemen/komisariat beserta anggotanya yang dapat dibuat sesuai kebutuhan.

Pasal 16

Tata Cara Pemilihan

(1)  Dewan penasehat/pelindung Organisasi

a. Anggota dewan penasehat/pelindung Organisasi mempunyai kapasitas sebagai panutan, berwawasan luas serta bijak dalam member masukan pada Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

b. Anggota  dewan  penasehat/pelindung  Organisasi  beranggotakan  minimal  5 (lima) orang dan maksimal 9 (sembilan) orang

c. Ketua Pembina Yayasan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu ditunjuk sebagai Anggota dewan penasehat/pelindung Organisasi

d. Calon  Anggota  Dewan  penasehat/pelindung  Organisasi  diajukan  kepada musyawarah Anggota untuk mendapatkan pengesahan

e. Periode keanggotaan dewan penasehat/pelindung organisasi selama 3 (tiga) tahun dan bias diperpanjang 3 (tiga) tahun berdasarkan hasil musyawarah anggotanya

f.  Dewan penasehat/pelindung organisasi dipilih melalui mekanisme pemilihan musyawarah anggota

(2)  Pengurus organisasi

a. Ketua umum dipilih dan disahkan oleh musyawarah anggota

b. Ketua  umum  memiliki  kewenangan  untuk  menentukan  anggota  pengurus organisasi

c. Anggota biasa memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memilih dan dipilih menjadi ketua umum yang diatur dalam mekanisme musyawarah anggota

d. Criteria persyaratan calon ketua umum ditentukan oleh musyawarah anggota

e. Periode kepengurusan pengurus selama 2 (dua) tahun dan dapat diperpanjang

1 (satu) periode berdasarkan hasil musywarah anggota

BAB VI

TATA CARA PENYELENGGARAAN RAPAT

(1)  Musyawarah anggota

Pasal 17

Kelengkapan organisasi

(2)  Musyawarah anggota luar biasa

(3)  Rapat dewan penasehat/pelindung organisasi

(4)  Rapat kerja nasional

(5)  Rapat pengurus organisasi

K o n g r e s

Tata cara penyelenggaraan Musyawarah Anggota:

(1)  Musyawarah anggota dilakasakan 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) tahun dan dianggap sah (quorum) bila dihadiri sedikitnya oleh ½ (satu perdua) dari jumlah anggota terdaftar ditambah 1 (satu) anggota yang tercatat sebagai anggota Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

(2)  Penanggung jawab penyelenggaraan Musyawarah Anggota adalah Pengurus

Anggota

(3)  Musyawarah Anggota menerima pertanggungjawaban Pengurus Organisasi

(4)  Musyawarah Anggota memilih Ktua Umum

(5)  Musyawarah Anggota menentukan kebijakan yang dimandatkan kepada

Pengurus Organisasi dan Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi

Pasal 19

Musyawarah Anggota Luar Biasa

Tata cara penyelenggaraan Musyawarah Anggota Luar Biasa :

(1)  Musyawarah  Anggota  Luar  Biasa  diselenggarakan  atas  peermintaan  anggota yang dinyatakan oleh sedikitnya ½ (satu perdua) dari jumlah anggita terdaftar ditambah 1 (satu) anggota

(2)  Permintaan penyelenggaraan Musyawarah Anggota Luar Biasa dinyatakan secara tertulis kepada Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi

(3)  Musyawarah Anggota Luar Biasa dianggap sah (quorum) bila dihadiri sedikitnya oleh 2/3 (dua pertiga) anggota terdaftar

(4)  Musyawarah Anggota Luar Biasa hanya diselenggarakan apabila:

a)    Pengurus Organisasi tidak dapat menjalankan fungsi organisasi b)   Pengurus Organisasi melanggar AD/ART

Rapat Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi

Tata cara Penyelenggaraan Rapat Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi:

(1)  Rapat diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam setahun atau berdasarkan kebutuhan

(2)  Rapat dianggap sah bila dihadiri oleh ½ (satu perdua) ditambah 1 (satu) anggota

Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi

Pasal 21

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Tata Cara Penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional:

(1)  Rakernas diselenggarakan oleh Pengurus Organisasi

(2)  Rakernas diselenggrakan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun dan dihadiri oleh anggota

(3)  Rakernas menyusun dan mengevaluasi program kerja Pngurus Organisasi

(4)  Rakernas   dapat   mengesahkan   program   yang   belum   diamanatkan   dalam

Musyawarah Anggota

Pasal 22

Rapat Pengurus Organisasi

Tata cara penyelenggaraan Rapat Pengurus Organisasi:

(1)  Rapat diselenggarakan 1 (satu) kali dalam 1 (satu) bulan atau lebih berdasarkan kebutuhan

(2)  Rapat dihadiri oleh minimal ½ (satu perdua) anggota ditambah 1 (satu) anggota

Pengurus Organisasi

(3)  Rapat mengevaluasi kegiatan bulanan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

BAB VII PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pasal 23

(1)  Keputusan diambil atas dasar musyawarah untukmufakat berdasarkan kekeluargaan

(2)  Apabila tidak dicapai kesepakata, keputusan diambil melalui pengambilan suara terbanyak

(3)  Komposisi suara dalam pengambilan keputusan sesuia dengan jumlah peserta, 1 (satu) peserta 1 (satu) suara

BAB VIII

K E K A Y A A N

Pasal 24

Kekayaan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) diperoleh dengan cara:

(1)  Iuran anggota yang besaran nilainya diputuskan oleh Musyawarah Anggota

(2)  Hibah  atau  sumbangan  dari  Pemerintah/Badan  Usaha/orang  perorangan  yang tidak mengikat dan sah secara hukum

(3)  Menyelenggarakan usaha yang profitable melalui badan hukum Yayasan Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) sesuai dengan ketentuan yang diataur secara khusu

(4)  Sumbangan atau hibah yang bersifat tdk mengikat

Pasal 25

Cara Menggunakan Kekayaan

Kekayaan  Ikatan  Alumni  Pendidikan  Fisika  FKIP  Unhalu  (IKAPFI)  digunakan dengan cara:

(1)  Pembiayaan kegiatan diputuskan oleh Pengurus Organisasi dan penggunaannya dipertanggungjawabkan kepada Musyawarah Anggota

(2)  Penggunaan biaya sehari-hari diatur dalam mekanisme sistem keuangan

Pengurus Organisasi

(3)  Pengalihan dan/atau penghapusan harta bergerak dan tak bergerak diputuskan oleh Pengurus Organisasi dan dipertanggungjawabkan kepada Musyawarah Anggota

BAB IX

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 26

Perubahan  Anggaran  Dasar  dan  Anggaran  Rumah  Tangga  dapat  dilakukan  oleh

Musyawarah Anggota dan/atau Musyawarah Anggota Luar Biasa

BAB X

PEMBUBARAN IKATAN ALUMNI PENDIDIKAN FISIKA FKIP UNHALU

Pasal 27

(1)  Usaha pembubaran Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) diadakan oleh Musyawara Anggota dan/atau Musyawarah Anggota Luar Biasa yang  diadakan  untuk  maksud  tersebut  dan  disetujui  oleh  2/3  (dua  pertiga) anggota terdaftar

(2) Musyawarah Anggota  dan/atau Musyawarah Anggota  Luar  Biasa  yang diselenggarakan  untuk  pembubaran,  dan  harus  dihadiri  oleh  seluruh  anggota yang memiliki hak suara atau ketentuan lain yang diatur dalam Tata Tertib Musyawarah Anggota

(3) Dalam hal Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) bubar sebagaimana   angka   /91/0,   Dewan   Penasehat/Pelindung   Organisasi   akan menunjuk Liquidator untuk ,e,bereskan kekayaan yang dimiliki oleh Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) yang diatur sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku di Republik Indonesia

BAB X1

KETENTUAN UMUM

(1)  Ketentuan-ketentuan  lain  yang mengatur  lebih  lanjut  ketentuan  pokok  dalam Anggaran Dasar   dan Anggaran Rumah Tangga, akan diatur dalam Petunjuk Kerja (Juker) Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu

(2)  Hal-hal lain yang diatur dalam Juker Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu, tidak boleh bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

(3) Peraturan Pelaksanaan Dewan Penasehat/Pelindung Organisasi dan Pengurus Organisasi diatur sendiri sepanjang tidak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

BAB XII

P E N U T U P

Anggaran  Dasar dan Anggaran Rumah Tangga  Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) ini disahkan pada Musyawarah Anggota 1 Ikatan Alumni Pendidikan Fisika FKIP Unhalu (IKAPFI) yang diselenggarakan pada tanggal 31 Maret 2013 bertempat di Kendari

IKAPFI-UHO # E-mail : admin.ikapfi@uho.ac.id